Welcome to my world...

Blog EntryBUSWAY TIDAK RAMAH PADA IBU2 DAN ANAK2Feb 28, '08 2:14 AM
for everyone
Sebenernya udah lama banget pengen nulis tentang ini, tapi tertunda terus. Berhubung semalem baru aja naik BUSWAY lagi dan melihat kejadian yg 'sama' lagi, ya harus ditulis juga nih.

Kenapa sih judulnya BUSWAY TIDAK RAMAH PADA IBU-IBU DAN ANAK - ANAK

Ya...karena melihat sendiri, kejadian-kejadian yang menurut gue ngeselin walaupun bukan aku yang ngalamin, tapi aku sebagai Ibu-ibu yang punya anak juga ya bisa ngerasain gak nyamannya naik busway bagi Ibu-ibu yang bawa anak, atau anak-anak.

Kasus Pertama Yang Aku Lihat - Halte Transit Harmoni

Waktu itu pulang kantor lebih awal naik busway jurusan Blok M-Kota. Karena belum jam pulang kantor, bis masih sepi. Banyak bangku masih kosong. Bahkan ada seorang petugas yang pakai baju oranye, yang mungkin saat itu sedang tidak bertugas duduk di kursi penumpang (Petugas lain yang  on-duty seperti biasa berdiri di pintu). Setibanya di Halte Transit Harmoni, dari dalam bis, aku lihat ada sekitar 3 atau 4 orang Ibu-ibu yang sedang menggendong bayi atau balita berdiri mengantri dari tempat penumpang bis turun. Aku sih tau kenapa mereka antri di situ, bukan dari tempat penumpang naik. Pastilah mereka gak mau desak-desakan dengan resiko jatuh terdorong, karena bisa membahayakan keselamatan bayi atau anak mereka. Mereka ingin masuk ke dalam bis, tapi ditolak oleh petugas yang ada di dalam bis tersebut. Begitu pintu bis dibuka di tempat penumpang turun, seorang petugas yang tadinya duduk di kursi penumpang, berdiri  dan beranjak  ke pintu. Sebelum  ia keluar, aku dengar ia bicara kepada rekannya:"Liat tuch. Setiap Ibu-ibu  bawa anak. Gak ada habis2nya!. Hah??!!!  Kok bisa berpikiran seperti itu sih?

Pengalama suami di Halte Transit Harmoni juga:
Waktu itu memang lagi penuh. Ada Ibu-ibu sedang hamil dan membawa dua orang anak, hendak naik dari pintu penumpang turun. Begitu Ibu itu sudah melangkahkan kaki hendak masuk ke dalam bis, dengan menuntun anak-anaknya, ia ditarik oleh seorang petugas dan dilarang naik karena harus dari pintu penumpang naik. Ibu itu marah dengan alasan ia membawa anak-anak kecil. Tapi tetap petugas tidak memperbolehkan Ibu itu naik. Orang-orang yang melihat kejadian itu ramai berkomentar. "Biarin aja naik kenapa sih? Lagi hamil bawa anak lagi". "Kasihan, Pak, kok sampai ditarik-tarik sih?" Tapi petugas tersebut tetap bersikukuh dengan keputusannya. Sampai akhirnya ada yang menyeletuk "Belagu banget sih! Gebugin aja tuch!". Mendengar ada yang berbicara seperti itu, petugas itu pergi menghilang di kerumunan antrian yang amat sangat tidak tertib.


Halte TRansit Kampung Melayu

AKu sih jarang banget ke sini. Tapi kalau lagi lewat..antriannya..ya ampun....gak kebayang dech desek-desekannya. Waktu itu ada Ibu hamil juga bawa anak sekitar umur 5/6 tahun. Karena antrian panjang dan bejubel, Ibu itu disarankan oleh beberapa orang untuk naik dari tempat penumpang turun. Sesampainya di tempat penumpang turun, ia diperbolehkan oelh seorang petugas, tapi begitu mau masuk ke dalam bis yang datang, dilarang oleh petugas lain. Tapi Ibu tersebut tetap naik dengan alasan "Boleh, kok Pak sama bapak itu" sambil menunjuk ke arah petugas yang tadi. Akhirnya kedua petugas itu pun berargumen. Yang gak masalah kok dijadiin masalah. Padahal karena Ibu itu masuk dari pintu penumpang turun, orang-orang yang masih antri gak ada yang ikutan kok. Kasihan khan kalo Ibu hamil bawa anak kecil harus dempet-dempetan. Bisa kedorong-dorong.


Halte Transit Dukuh Atas 1

Setahuku di Halte ini yang paling aman untuk Ibu-ibu dan anak-anak juga untuk Lansia, gak perlu antri, pasti petugas langsung memperbolehkan naik dari pintu penumpang turun. Yang disini T.O.P B.G.T dech


SEKARANG MASALAH AKHLAK DAN ETIKA PENUMPANG

Kalo yang ini sering banget aku lihat. Ada Ibu-ibu hamil, yang kebetulan bis penuh penumpang, tapi gak ada yang kasih tempat duduk. Sampai diminta oleh petugas untuk bersedia memberikan tempat duduk pada Ibu hamil. Biasanya sih yang memberi duduk permepuan, yang laki-laki..cuek aja bo......sambil merem atau buang muka, ya walaupun ada juga yang memberi duduk. Ini dia topik pembicaraan selanjutnya, PRIA-PRIA yang naik busway kadang suka GAK PUNYA OTAK!

Duch maaf banget ya, kok kasar banget, tapi iya sih bikin kesel banget dech.

Kemarin sore, kebetulan ada urusan di daerah sekitar Pasar Rebo, pulang aku naik Busway dari Halte depan Pasar Induk Kramat Jati. Setelah cukup lama menunggu, sepertinya lebih dari 20 menit, bis baru datang. Bis penuh, beberapa penumpang berdiri. Begitu aku masuk, ku melihat ada seorang Ibu yang tingginya (maaf) dibawah rata-rata berdiri bergelantungan memegang pegangan. Di belakangnya seorang anak perempuan berumur sekitar 4 tahun berdiri. Ia memeluk Ibunya dari belakang dengan kedua tangannya yang mungil karena ibunya tidak bisa memeganginya karena berusaha supaya tidak jatuh saat bis berjalan dengan memegang besi dengan kedua tangannya.
Aku berdiri tidak jauh dari Ibu tersebut, sehingga bisa melihat  langsung dengan jelas. Beberapa menit berlalu,  bis tetap melaju,  tetap tidak ada yang memberi Ibu dan anak ini duduk. Padahal di depan dan belakangnya duduk pria-pria yang masih muda dan belum tua banget .  Setiap  supir menginjak rem,  sang Ibu memperkuat pegangannya pada besi dan si anak berusaha memegangi baju Ibunya agar tidak terjatuh. Sesekali aku dengar sang Ibu berbicara pada anaknya: "Pegangan ya, Nak!" Tak lama anak itu megantuk, ia memejamkan mata sambil tetap memeluk Ibunya dari belakang. Setiap supir meginjak rem, ia terkaget, dan berusaha memeluk Ibunya lebih kencang lagi. Sambil terbatuk-batuk dan memejamkan mata, anak itu tetap melingkarkan tangan memeluk Ibunya. Duch..kesel banget dech ngeliat nih PRIA-PRIA yang GAK PUNYA OTAK. Masa sih gak ngeliat. Ada yang asik ngobrol dengan temannnya, ada yang cuek aja liat jalanan. Kasihan banget aku ngelihat anak kecil itu. Anak kecil khan pasti kecapean kalau harus berdiri lama. Aku lihat, si petugas juga cuek aja...gak beberapa kemudian karena melihat si anak sudah hapir terjatuh karena ngantuk, seorang laki-laki berdiri dan memberi duduk. Ih.....dari tadi donnggg......enak ya duduk sambil ngeliatin anak kecil mau jatoh
Akhirnya anak itu bisa tidur dipangkuan Ibunya. Phew!

Yah..jadi begitu dech kejadian-kejadian yang aku lihat, kalau lagi naik Busway. Jarang banget sih..tapi setiap naik, selalu aja ada kejadian2 seperti di atas.

Menurut pendapatku pribadi sih, busway itu sebenarnya baik, tapi ternyata akhlak penumpang dan petugasnya belum semuanya semaju sistem busway. Maaf, bukan bermaksud menghina atau gimana githu...sebenarnya memberikan duduk untuk Ibu-ibu hamil atau yang membawa anak, bukan hal yang sangat sulit khan? Hanya memerlukan kerelaan hati aja.

Mudah-mudahan petugas-petugas makin ramah sama Ibu-Ibu dan anak-anak dan yang paling aku harapkan sih akhlak penumpangnya juga.


Peace....


28 Februari 2008
Sekedar coretan.

nanabelajarcss wrote on Feb 28
setuju mbak!
daniekparamarta wrote on Feb 28
yaaaahhhh...baru mau ajak anak2 jalan2 naik busway....kalo bus-nya malah gak bikin anak2 nyaman....maleesss bangeeettt...padahal anak2 udah pengen banget jalan2 naik busway......:((
klikme wrote on Feb 28
kesadaran orang indo kurang sis...mau enak ndiri...ada jg mereka belaga ga liat kalo ada orang tua or ibu2 bahkan ibu2 hamil..tradisi indonesia adalah egois :P.
N supir2 busway jg emang ga tau diri...bekas preman sih ya kayaknya hehe..dl aja malah ada supir ce rese banget katanya pernah baca di mana tp lupa...ce2 kayak preman jg mukulin orang..amit2 de
mycelyn wrote on Feb 28
Emang parah..!
michellebutar wrote on Feb 28
yaaaahhhh...baru mau ajak anak2 jalan2 naik busway....kalo bus-nya malah gak bikin anak2 nyaman....maleesss bangeeettt...padahal anak2 udah pengen banget jalan2 naik busway......:((
Kalo mau bawa anak-anak sih aku sarankan jangan pas jam pulang kantor...biasanya kalo siang lebih kosong..tapi gak jaminan juga kadang jarak antar bus lama banget sampai yang nunggu banyak...Bis umum biasa aja pakai timer untuk mengatur jarak antar bis, harusnya busway khan punya sistem yg lebih teratur dari pada bis umum.
rivaldido wrote on Feb 29
Setuju banget....;))
keluargarenaldo wrote on Mar 5
adduuh... bener-bener deh... semoga sistem dan tradisi orang indo bisa berubah... Amiin.....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help