Sebenernya udah lama banget pengen nulis tentang ini, tapi tertunda terus. Berhubung semalem baru aja naik BUSWAY lagi dan melihat kejadian yg 'sama' lagi, ya harus ditulis juga nih. Kenapa sih judulnya BUSWAY TIDAK RAMAH PADA IBU-IBU DAN ANAK - ANAK Ya...karena melihat sendiri, kejadian-kejadian yang menurut gue ngeselin walaupun bukan aku yang ngalamin, tapi aku sebagai Ibu-ibu yang punya anak juga ya bisa ngerasain gak nyamannya naik busway bagi Ibu-ibu yang bawa anak, atau anak-anak. Kasus Pertama Yang Aku Lihat - Halte Transit Harmoni Waktu itu pulang kantor lebih awal naik busway jurusan Blok M-Kota. Karena belum jam pulang kantor, bis masih sepi. Banyak bangku masih kosong. Bahkan ada seorang petugas yang pakai baju oranye, yang mungkin saat itu sedang tidak bertugas duduk di kursi penumpang (Petugas lain yang on-duty seperti biasa berdiri di pintu). Setibanya di Halte Transit Harmoni, dari dalam bis, aku lihat ada sekitar 3 atau 4 orang Ibu-ibu yang sedang menggendong bayi atau balita berdiri mengantri dari tempat penumpang bis turun. Aku sih tau kenapa mereka antri di situ, bukan dari tempat penumpang naik. Pastilah mereka gak mau desak-desakan dengan resiko jatuh terdorong, karena bisa membahayakan keselamatan bayi atau anak mereka. Mereka ingin masuk ke dalam bis, tapi ditolak oleh petugas yang ada di dalam bis tersebut. Begitu pintu bis dibuka di tempat penumpang turun, seorang petugas yang tadinya duduk di kursi penumpang, berdiri dan beranjak ke pintu. Sebelum ia keluar, aku dengar ia bicara kepada rekannya:"Liat tuch. Setiap Ibu-ibu bawa anak. Gak ada habis2nya!. Hah??!!! Kok bisa berpikiran seperti itu sih? Pengalama suami di Halte Transit Harmoni juga: Waktu itu memang lagi penuh. Ada Ibu-ibu sedang hamil dan membawa dua orang anak, hendak naik dari pintu penumpang turun. Begitu Ibu itu sudah melangkahkan kaki hendak masuk ke dalam bis, dengan menuntun anak-anaknya, ia ditarik oleh seorang petugas dan dilarang naik karena harus dari pintu penumpang naik. Ibu itu marah dengan alasan ia membawa anak-anak kecil. Tapi tetap petugas tidak memperbolehkan Ibu itu naik. Orang-orang yang melihat kejadian itu ramai berkomentar. "Biarin aja naik kenapa sih? Lagi hamil bawa anak lagi". "Kasihan, Pak, kok sampai ditarik-tarik sih?" Tapi petugas tersebut tetap bersikukuh dengan keputusannya. Sampai akhirnya ada yang menyeletuk "Belagu banget sih! Gebugin aja tuch!". Mendengar ada yang berbicara seperti itu, petugas itu pergi menghilang di kerumunan antrian yang amat sangat tidak tertib. Halte TRansit Kampung Melayu AKu sih jarang banget ke sini. Tapi kalau lagi lewat..antriannya..ya ampun....gak kebayang dech desek-desekannya. Waktu itu ada Ibu hamil juga bawa anak sekitar umur 5/6 tahun. Karena antrian panjang dan bejubel, Ibu itu disarankan oleh beberapa orang untuk naik dari tempat penumpang turun. Sesampainya di tempat penumpang turun, ia diperbolehkan oelh seorang petugas, tapi begitu mau masuk ke dalam bis yang datang, dilarang oleh petugas lain. Tapi Ibu tersebut tetap naik dengan alasan "Boleh, kok Pak sama bapak itu" sambil menunjuk ke arah petugas yang tadi. Akhirnya kedua petugas itu pun berargumen. Yang gak masalah kok dijadiin masalah. Padahal karena Ibu itu masuk dari pintu penumpang turun, orang-orang yang masih antri gak ada yang ikutan kok. Kasihan khan kalo Ibu hamil bawa anak kecil harus dempet-dempetan. Bisa kedorong-dorong. Halte Transit Dukuh Atas 1 Setahuku di Halte ini yang paling aman untuk Ibu-ibu dan anak-anak juga untuk Lansia, gak perlu antri, pasti petugas langsung memperbolehkan naik dari pintu penumpang turun. Yang disini T.O.P B.G.T dech  SEKARANG MASALAH AKHLAK DAN ETIKA PENUMPANG Kalo yang ini sering banget aku lihat. Ada Ibu-ibu hamil, yang kebetulan bis penuh penumpang, tapi gak ada yang kasih tempat duduk. Sampai diminta oleh petugas untuk bersedia memberikan tempat duduk pada Ibu hamil. Biasanya sih yang memberi duduk permepuan, yang laki-laki..cuek aja bo......sambil merem atau buang muka, ya walaupun ada juga yang memberi duduk. Ini dia topik pembicaraan selanjutnya, PRIA-PRIA yang naik busway kadang suka GAK PUNYA OTAK! Duch maaf banget ya, kok kasar banget, tapi iya sih bikin kesel banget dech. Kemarin sore, kebetulan ada urusan di daerah sekitar Pasar Rebo, pulang aku naik Busway dari Halte depan Pasar Induk Kramat Jati. Setelah cukup lama menunggu, sepertinya lebih dari 20 menit, bis baru datang. Bis penuh, beberapa penumpang berdiri. Begitu aku masuk, ku melihat ada seorang Ibu yang tingginya (maaf) dibawah rata-rata berdiri bergelantungan memegang pegangan. Di belakangnya seorang anak perempuan berumur sekitar 4 tahun berdiri. Ia memeluk Ibunya dari belakang dengan kedua tangannya yang mungil karena ibunya tidak bisa memeganginya karena berusaha supaya tidak jatuh saat bis berjalan dengan memegang besi dengan kedua tangannya. Aku berdiri tidak jauh dari Ibu tersebut, sehingga bisa melihat langsung dengan jelas. Beberapa menit berlalu, bis tetap melaju, tetap tidak ada yang memberi Ibu dan anak ini duduk. Padahal di depan dan belakangnya duduk pria-pria yang masih muda dan belum tua banget . Setiap supir menginjak rem, sang Ibu memperkuat pegangannya pada besi dan si anak berusaha memegangi baju Ibunya agar tidak terjatuh. Sesekali aku dengar sang Ibu berbicara pada anaknya: "Pegangan ya, Nak!" Tak lama anak itu megantuk, ia memejamkan mata sambil tetap memeluk Ibunya dari belakang. Setiap supir meginjak rem, ia terkaget, dan berusaha memeluk Ibunya lebih kencang lagi. Sambil terbatuk-batuk dan memejamkan mata, anak itu tetap melingkarkan tangan memeluk Ibunya. Duch..kesel banget dech ngeliat nih PRIA-PRIA yang GAK PUNYA OTAK. Masa sih gak ngeliat. Ada yang asik ngobrol dengan temannnya, ada yang cuek aja liat jalanan. Kasihan banget aku ngelihat anak kecil itu. Anak kecil khan pasti kecapean kalau harus berdiri lama. Aku lihat, si petugas juga cuek aja...gak beberapa kemudian karena melihat si anak sudah hapir terjatuh karena ngantuk, seorang laki-laki berdiri dan memberi duduk. Ih.....dari tadi donnggg......enak ya duduk sambil ngeliatin anak kecil mau jatoh  Akhirnya anak itu bisa tidur dipangkuan Ibunya. Phew! Yah..jadi begitu dech kejadian-kejadian yang aku lihat, kalau lagi naik Busway. Jarang banget sih..tapi setiap naik, selalu aja ada kejadian2 seperti di atas. Menurut pendapatku pribadi sih, busway itu sebenarnya baik, tapi ternyata akhlak penumpang dan petugasnya belum semuanya semaju sistem busway. Maaf, bukan bermaksud menghina atau gimana githu...sebenarnya memberikan duduk untuk Ibu-ibu hamil atau yang membawa anak, bukan hal yang sangat sulit khan? Hanya memerlukan kerelaan hati aja. Mudah-mudahan petugas-petugas makin ramah sama Ibu-Ibu dan anak-anak dan yang paling aku harapkan sih akhlak penumpangnya juga. Peace....  28 Februari 2008 Sekedar coretan.
Kok tahun 2007 sekarang khan udah 2008?  Better late than never khan?  DEKLARASI. Kesannya seperti apa githu...heheh...tapi ini memang mengenai keputusannya Michelle tenang sesuatu. 1 tahun 8 bulan kurang 2 hari- KAKAK
Malam itu, waktu Mama pulang kantor, Michelle dan Martin (sepupu) sedang bermain di ruang tengah. Martin langsung cerita ke Mama kalau Michelle menyebut dirinya sendiri dengan 'KAKAK' dan kalau dipanggil maunya 'KAKAK' baru nengok. Hehe...bosen ya jadi anak kecil...Dari 11 bersepupu Michelle memang yang paling kecil, semua dipanggil dengan Kakak atau Abang dan ternyata Michelle juga gak mau ketinggalan. 'KAKAK'. Suatu hari Michelle dipanggil Mama :"Michelle...!" Michelle:"Ini KAKAK!" Hehehe..ok dech sayang...... Jadi sampai sekarang kalau panggil Michelle harus dengan nama 'KAKAK'  Semua keluarga dekat sekarang memanggil Michelle dengan KAKAK, kalo gak...ya MIchelle gak bakalan nengok.  MAMAMIA
Masih inget khan acara Mamamia di TV? Udah lama seeehhh..tapi efeknya masih berlanjut sampai sekarang. Berhubung Michelle suka temenin Opung nonton TV, jadilah ikutan nonton acara ini....Sebenarnya sih Mama gak begitu suka kalau Michelle nonton TV, tapi dari pada nonton sinetron...ya sud....
Sejak itu Michelle memanggil Mama dengan MAMAMIA, bukan Mama aja yang ditambahin kata 'MIA' dibelakang, ternyata Papa juga, jadinya PAPAMIA, dan Michelle juga jadi KAKAKMIA. Hahahaha ada-ada aja dech Michelle, idenya. Sampai sekarang sebutan-sebutan ini masih berlaku di rumah.
Pernah suatu hari, waktu keluarga besar Papa nginep di rumah. Michelle Mama tinggal bermain dengan sepupu-sepupunya untuk mengerjakan sesuatu di ruangan lain. Gak lama kemudian Michelle nyariin Mama sambi nangis dan teriak: "MAMAMIAAAAA.............!!! Alhasil, semua orang di rumah jadi ketawa..... Jadi sekarang kalau panggil Mama harus dengan panggilan MAMAMIA kalau pangill Papa, PAPAMIA dan kalau Michelle, KAKAKMIA
Hehehhe..
Sampai kapan ya, sebutan2 ini berlaku? I wonder...........
Dah lama banget nih gak ngeblog disini  . Kangen juga...apalagi kalu lagi kangen sama Michelle yang lagi di rumah. Terakhir kapan ya? Sampe lupa... hari ini tanggal 6 Februari 20088. Mudah-mudahan selalu ada waktu untuk curhat di sini. Most of all for Michelle, my precious.. my beloved one...
 Today, two years ago... When I brought my lil' angel home After being cared in Neonatal Intensive Care Unit For 16 days due to Neonatal Infection Today, two years ago... We named after our baby Michelle For the angels were around her When Mom and Pa were not there every hour during 16 days Today, two years ago... The angels shout ''hooray!!" When the doctor said You can go home today! Today, two years ago With such great joy and happiness in our hearts we brought you home with us Today, two years ago Thanks God now we're with you * 5 December 2007
Hampir semua anak-anak perempuan pasti tau Disney Princess. Seperti sepupu Michelle, cici Gabby (lebih suka dipanggil Cici dari pada Kakak, kebalikan Abangnya, Jojo yang lebih suka dipanggil Abang dari pada Koko - ini menurut informasi Papa nih...) yang tinggal di Surabaya. Cici Gabby ini penggemar berat Disney Princess dan warna pink. Semua benda-benda milik Cici Gabby harus berbau Disney Princess atau berwarna pink. Bulan Agustus lalu, pas ultah Cici yang ke-4, Mama dan Papa Michelle mengirim kursi lipat Princess warna pink ke Surabaya, trus laporan Mamanya Cici Gabby:''Kalau udah duduk, lupa berdiri..saking senangnya dapat kursi lipat Disney Princess". Gabby juga sering dikirimi aksesoris rambut dari Jakarta, tapi kalau warnanya bukan warna pink....dibuangin semua..!!!
Mama sebenarnya gak mau kalau sampai Michelle nanti jadi anggota klub ini juga barengan Cici Gabby..Hihiihii...Makanya Mama mengenalkan Michelle dengan karakter-karakter lain seperti Dora, Barney, Mickey Mouse, de el el. sejauh ini sih, Michelle penggemar beratnya Barney dan Baby Bop...tapi Michelle juga sudah kenal dengan karakter Disney Princess...Waduh...Bukan apa-apa sih ...Mama khuatir kalo nanti Michelle jadi anggota fans club ini juga , Mama dan Papa bisa tong pes (kantong kempes) dong...Hihihihi... Selain itu, bisa jadi berebutan nih sama Cici Gabby.Hehehehe...
Tahun lalu, waktu liburan Natal, Cici Gabby sekeluarga datang ke Jakarta, dan Cici Gabby tidur dan main di kamar Michelle. Semua benda-benda Michelle yang berwarna pink dan berbau Disney Princess diakuin jadi miliknya. Dari bantal...baju samapai CD (C------- D--------). hehehe...untung waktu itu Michelle baru umur 1 tahun, jadi blum ngerti. Tapi liburan Natal tahun ini...Cici Gabby mau datang lagi nih...dan Michelle dah ngerti benda2 miliknya...Hehehehhe...jadi Mama harus siap-siap nih kalo ada yang bakalan berantem antara 2 gadis kecil.... Mudah-mudahan Michelle gak jadi anggota fans club ini, kalo iya, Mama bisa puussysiiiiiiiinnnngggg......!!!!!
Sebulan terakhir ini, Michelle punya hobi baru. Sebenarnya sih...bukan hobinya yang baru...sarananya aja.. Hampir tiap malam sebelum tidur, Mama bacain cerita buat Michelle...sambil Michelle n--n--n sampai tidur...Sebelumnya, Mama pakai Baby Soft Book atau Cloth Book atau card board yang gambarnya satu2, hanya ada 2 atau 3 kata, atau gak ada sama sekali. Mama yang berusaha mengarang cerita dari gambar-gambar itu....karena susah ngarangnya, jadi suka diselingin lagu2 biar lamaan. Hihihihihihi... Sekarang Mama sudah gak harus ngarang cerita lagi nih...karena sekarang Michelle lebih suka buku cerita seperti kumpulan dongeng sebelum tidur...dan Mama harus merubah-ubah suara sesuai dengan karakter-karakter yang ada...Hehehhe Michelle memang paling bisa ngerjain Mamanya... Pernah suatu malam, Michelle terbangun jam 3 pagi karena mau 'pupu'. Habis 'pupu', MIchelle gak langsung tidur tapi minta dibacain buku cerita lagi. Weleh...weleh...jam 3 pagi baca buku cerita? Gubraks dech....Sekitar jam 4, Michelle baru tertidur, setelah habis dibacain beberapa cerita trus sambil n--n--n. Tapi Mama...huuuuu dah gak bisa tidur lagi.....dan seharian itu di kantor Mama ngantuksssssssssssss beratzzzzzzzzzzzzzzzz...... Hihiihihi..anak-anak ada-ada aja ya permintaannya...
Satu hal yang tidak boleh dilakukan Mama, jika sedang bersama Michelle: MEMEGANG HANDPHONE. Apalagi, kalau lagi di kamar. Kalau handphone Mama bunyi, terus Mama ambil, pasti langsung diambil Michelle, terus dibuang begitu saja, HP Mama terjun bebas ke lantai. Wajah Michelle sih biasa aja, gak marah atau apa, cuek aja githu...trus langsung lanjut dengan mainannya sendiri... Berkali-kali HP Mama selalu dibuang, tapi Mama gak pernah memarahi Michelle karena hal ini, mungkin karena Michelle ingin Mama konsentrasi ke Michelle aja kalau sedang di rumah.
Suatu malam, kejadian lagi. Ada SMS masuk, HP Mama bunyi. Mama ambil eh langsung diambil Michelle dan HP Mama terjun bebas lagi. Alhasil, HP Mama rusak dan baru ketahuan keesokan harinya. Kalau ada telepon atau SMS masuk, HP Mama gak bisa berdering, cuma bisa bergetar. Keesokan harinya tambah parah, gak bisa berdering trus gak bisa bergetar. Hiks...Mama jadi mesti ngecek HP setiap saat. Eh ternyata benar...Papa sampai Missed Call 8 kali... Hihiihihihi.. untung Papa udah tau kalo HP Mama lagi error.
Malamnya...terulang lagi, HP Mama terjun bebas lagi ke lantai kamar. Gak lama kemudian HP Mama bunyi....dan Papa langsung ambil, untuk membalas SMS yang masuk, karena kalo Mama yang balas, ada yang protes, jadi Papa sigap langsung menjawab SMS. Mama: "Lho, kok HP Mama bunyi lagi?" Papa: "Bener khan...supaya kembali seperti semula harus dibanting lagi...." Michelle: "Srooot...sroot...srooot", lagi asik nenen, gak peduli dengan apa yang terjadi.
1 Oktober 2007
Papa melihat seorang anak perempuan, masih balita di kamar. Anak itu lebih besar sedikit dari Michelle. Rambut berponi, kuncir ala buntut kuda, persis waktu rambut Michelle masih panjang (sekarang sudah digunting pendek). Anak itu asik melihat-lihat mainan di pinggiran tempat tidur, dimana Michelle sedang terlelap. Papa, yang juga sudah mengantuk langsung tersadar dan berpikir : "KOK MICHELLE ADA 2?, Eh, Michelle khan lagi tidur?". Papa langsung menengok ke arah tempat Michelle tidur dan "anak perempuan" itu menghilang.
Sabtu 22 September sore.
Ngajak Michelle jalan-jalan ke Gramedia Matraman untuk beli VCD Barney. Karena Michelle baru punya 2 : Heloween dan More Barney Songs. Yang diputer itu-itu aja, sampai hafal semua lagunya. Hehehehe. Sampai di tempat Video ada Bak yang isinya CD on Sale. Baru sebentar ngobok-ngobok, aku lihat VCD The Chronicles of Narnia =====> Pas waktu baru keluar dibioskop pengen banget nonton, tapi berhubung Michelle masih kecil, akhirnya gak tega dech ninggalin dia dirumah, karena dari Senin-Jumat udah ditinggal ke kantor. Hiks. Terakhir nonton aja tepat dimalam sebelum besoknya Michelle lahir...Hehehehe...Michelle lahir setelah di malam sebelumnya Mama nonton Harry Potter sama Papa. Langsung dech ambil CD itu, secara Michelle juga belum protes untuk ambil CD Barney, karena lagi asik nonton Barney yg kebetulan lagi diputar, sambil digendong.
Di rumah, setelah Michelle tidur, aku pasang NARNIA di DVD Player, hadiah dari Giant (asik juga belanja di Giant ya.. beli batere dapat DVD Player. Hehehe) Pas adegan Lucy memasuki lemari...keluar di Narnia...bertemu dengan Tumnus (manusia berkaki kuda).....Tiang lampu di tengan hutan yang diliputi salju...
O My Gosh!!! I know these characters! Kok seem familiar ya... Lemari yang dipenuhi mantel bulu, Lucy, hutan salju, Tumnus, lampu...
O My Gosh!!! Aku sudah pernah baca bukunya. Sekarang aku baru ingat. Kalau tidak salah, waktu itu aku masih TK, baru bisa baca. Mama (Opungnya Michelle) mengajak aku jalan-jalan bersama Abangku (Tulangnya Michelle) ke Toko Buku Gunung Agung di Kwitang. Abangku dibelikan komik Superman dan aku dibelikan buku dongeng klasik yang tebalnya minta ampun dan aku baru tau sekarang kalo itu buku itu ternyata kumpulan dongeng C.S. Lewis.
Entah kemana buku itu sekarang. Dulu, buku itu jarang aku baca. Maklum Baru bisa baca. Lihat buku yang tebal, tulisannya kecil-kecil dan banyak, gambarnya hanya ada 1 atau 2 saja, rasanya malas meneruskan. Tapi aku selalu melihat gambar-gambarnya dan sempat membaca awal dari Narnia dan satu lagi tentang seorang Puteri yang mempunyai kaki yang sangat besar, sampai akhirnya ia menemukan mata air yang bisa membuat ukuran kakinya menjadi normal.
Seingatku, sepupu-sepupuku yang jauh lebih besar, sering meminjam buku itu. Sampai-sampai sampul depannya robek, dipinjam lagi, halaman berikutnya juga robek.
Well... dimanapun buku itu berada sekarang...Thanks Mom, it was one of the previos things you give me. I was so happy that night, when the story of Narnia brought me back to my childhood, to one of the books I had, to the moment when you brought us (me & Bro) to the Book Store. You gave me something eternal : to love books. Even the book has gone but the content and your love remain. I'll do the same to my daughter, Michelle.
Michelle my Butet........... I will never forget The first moment I took you to be breastfed On my bed And your Dad Kissed me on my forehead........... *** 7 July 2006 Happy birthday my dear hubby..... With love.........
WHAT AN AMAZING THING YOU GIVE TO ME GOD SOMETHING INSIDE MY BODY SOMETHING GROWS ALONG WITH ME WHAT AN AMAZING THING YOU GIVE TO ME GOD A CHANCE TO HAVE A BABY WITH YOUR LOVE TO ME AND MY HUBBY WHAT AN AMAZING THING YOU GIVE TO ME GOD A CHANCE TO HAVE MY OWN FAMILY MAY YOUR BLESS ALWAYS WITH MY BABY, MY HUBBY AND ME..... ***17 October 2005 36th week of Mom's pregnancy.
Selasa sore 28 Agustus 2007, Michelle kehabisan susu. Langsung malam itu juga pergi ke salah satu hipermarket. Saat Papa mengambil kaleng susu, Michelle digendong Mama, tidur. Tiba-tiba ada SPG yang mendekati.
Papa sedang mencari susu untuk Michelle, tapi rak susu hampir kosong. Mungkin orang panik karena issue tentang harga susu yang akan melonjak lagi. SPG 1: "Cari susu apa, Pak?" Papa : " I*** P***" SPG 1: "Lagi diare ya, Pak?" Papa: "Oh, enggak. Memang alergi susu sapi". SPG 1: "Kenapa gak coba P***?..." Belum sempat SPG tersebut melanjutkan promosinya langsung dipotong oleh Mama. Mama: "Udah pernah coba kok, tapi gak bisa." SPG 1: "Oooohh." Lalu pergi.
Papa akhirnya menemukan kaleng susu yang dari tadi dicari. Saat Papa memegang kaleng susu tersebut, SPG lain datang menghampiri. SPG 2: "Susunya buat siapa, Pak?" Papa: "Buat ini, anak saya.", sambil menunjuk Michelle yang sedang digendong Mama. Mama (dalam hati): " Ya pastilah buat anaknya, masa' Bapaknya minum susu bayi." SPG 2 (nampaknya jauh lebih semangat dari SPG 1) : "Kok minum itu, Pak? Lagi sakit?". Papa: "Enggak, kok. Gak sakit. Anak saya memang alergi susu sapi" SPG 2: "Umur berapa anaknya, Pak?" Papa: " 1 tahun 9 bulan" SPG 2: "Sudah berapa lama minum itu, Pak?" Papa sambil menengok ke Mama: "Sejak umur 1 tahun lebih, ya ?" Mama: "Iya. Sejak Januari" SPG 2: "Coba N*** R*** aja, Pak. Karena khan 80% kandungannya nabati....." Semangat '45! Belum sempat melanjutkan promosinya langsung dipotong lagi oleh Mama . Mama:"Gak bisa, Mbak. Susu yang HA (Hypo Allergenic) aja, masih alergi. SPG 2:"Oh, alergi ya?" Sambil senyum, lalu pergi menghampiri seorang Ibu yang sedang memilih susu dengan penuh semangat.
Himbauan buat Bapak2 dan Ibu2 yang punya bayi yang alergi susu sapi: "Jangan pernah terkena rayuan SPG2 susu formula untuk mencoba-coba susu sapi. Walaupun dengan embel-embel "nabati" sekalipun. Karena mereka tidak mengerti tentang "Alergi Susu Sapi". Bukannya tidak percaya terhadap manfaat susu sapi, tapi orang tua pasti lebih tau susu apa yang terbaik bagi anak, terlebih bila si anak alergi terhadap susu sapi.
Peristiwa ini terjadi kira-kira 2 bulan yang lalu. Opung: "Michelle, ngapain kamu naik-naik ke atas?", suara Opung terdengar dari arah dapur menuju tangga.Sepertinya mau menyusul Michelle. Sesampainya di depan tangga, melewati jendela kamar Michelle yang memang selalu dibuka, Opung menengok ke dalam. Opung: "Oh, kamu lagi nenen?" Mama: "Iya" Michelle: srot-srot-srot....
Kesimpulan: Opung melihat sesuatu yang menyerupai Michelle, menaiki tangga.
Tambahan: Ada juga "sesuatu2" yang lain di rumah: 1. Sesuatu yang menyerupai Mama, yang sering dilihat oleh Papa. 2. Sesuatu yang menyerupai Papa, pernah dilihat oleh Michelle. 3. Sesuatu yang menyerupai Opung, pernah dilihat oleh Mama. 4. Sesuatu yang sedang berjalan dan bunyi langkahnya seperti Papa, terdenganr oleh Mama.
Hiiiii.......
Seperti biasa, dari kantor, Mama selalu menelepon ke rumah. Berikut ini pembicaraan di telepon kemarin tanggal 20 Agustus 2007 sekitar jam 10 pagi.
Mama: Halo Kakak*, udah makan? Michelle: (diam) biasanya: Udah makan. Mama: Pakai apa? Michelle: (diam) biasanya: Pakai naci Tiba-tiba Michelle bersuara, Michelle: Mama.... mau nenen.... Mama: Nanti malam ya, Kak Michelle: Daaaa....
Langsung ditutup teleponnya. ===Pertama kalinya Michelle minta Nenen lewat telepon===
*Michelle maunya dipanggil Kakak
Happy Birthday, Papa Happy Birthday, Papa How old you are now, I don’t understand But I do know that you are there for me Happy Birthday, Papa You are such a great person The one that always stand for me Happy Birthday, Papa It’s a wonderful moment To know that you always love me Happy Birthday, Papa Here a happy wish from Mom And me, your little baby…. *** 6 July 2007,My dear hubby, Tomorrow on 07/07/2007, you'll be 37 years old, 7 years older than me.That 7, our lucky number.Last night when I asked what you want for your birthday...Smiling and joking, you said : a brand new car...Then I gave you a hug...As usual... you never asked anything from me,but on the other hand, you give me everything...So here a little poem from me,as a 'little' gift on your birthday.Happy Birthday, honey...With lots of love from me..PS: I'll show you this poem on 07/07/2007My prediction on your reaction will be:1. Try to hide your expression behind your face2. Try to show "no expression" face3. Finally thank me and give me a kiss.
26 Mei 2007
Swaktu digendong Mama, tiba-tiba Michelle bernyanyi...
Cicak-cicak ni nining (Cicak-cicak di dinding) Iyam-iyam me-ayap (Diam-diam merayap) Atang ce ekoy namuk (Datang seekor nyamuk) Hap... (Terdiam sejenak - I thought she's finished... but she continued...) Alu i angkap.... (Lalu di tangkap)
Wow... she sang 1 full song. What a good thing for 1,5 year old baby...
Hush, little baby, won't say a word,
Papa's gonna buy you a mockingbird.
And if that mockingbird won't sing,
Papa's gonna buy you a diamond ring.
And if that diamond ring turn brass,
Papa's gonna buy you a looking glass.
And if that looking glass gets broke,
Papa's gonna buy you a billy goat.
And if that billy goat won't pull,
Papa's gonna buy you a cart and bull.
And if that cart and bull turn over,
Papa's gonna buy you a dog named Rover.
And if that dog named Rover won't bark.
Papa's gonna buy you and horse and cart.
And if that horse and cart fall down, You'll still be the sweetest little baby in town.
With a big hug and bundles of love..........
In My Daughter's Eyes
In my daughter's eyes I am a hero I am strong and wise and I know no fear But the truth is plain to see She was sent to rescue me I see who I wanna be In my daughter's eyes
In my daughter's eyes everyone is equal Darkness turns to light and the world is at peace This miracle God gave to me gives me strength when I am weak I find reason to believe In my daughter's eyes
And when she wraps her hand around my finger Oh it puts a smile in my heart Everything becomes a little clearer I realize what life is all about
It's hangin' on when your heart has had enough It's giving more when you feel like giving up I've seen the light It's in my daughter's eyes
In my daughter's eyes I can see the future A reflection of who I am and what will be Though she'll grow and someday leave Maybe raise a family When I'm gone I hope you see how happy she made me For I'll be there In my daughter's eyes
Martina McBride
| |